Nenek 80 Tahun di Jambi Tidak Berdaya Hadapi Dua Perampok yang Meneror Warung Kopinya

Bang Hendra
0
Nenek 80 Tahun di Jambi Tidak Berdaya Hadapi Dua Perampok yang Meneror Warung Kopinya

Nenek 80 Tahun Jadi Korban Perampokan di Jambi

Seorang nenek berusia 80 tahun, Ahuwa, menjadi korban perampokan yang disertai kekerasan. Kejadian tersebut terjadi di warung milik korban di Kelurahan Singkep, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada hari Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian, nenek Ahuwa sedang berada sendirian di dalam rumahnya yang juga digunakan sebagai tempat usaha.

Modus Pura-pura Pembeli

Menurut informasi yang dikumpulkan, dua pelaku tiba dengan berpura-pura sebagai pembeli. Mereka memesan mi instan dan kopi. Selama menunggu pesanan, mereka sempat berbincang-bincang dengan nenek Ahuwa. Pelaku mengaku berasal dari wilayah Lambur dan menyatakan sedang menunggu kapal pengangkut kelapa sawit. Karena tidak curiga, nenek Ahuwa langsung menyiapkan pesanan tersebut.

Detik-detik Nenek Dipukul Tongkat Bambu

Setelah pesanan selesai diberikan, pelaku tiba-tiba mengambil tongkat bambu yang biasa digunakan oleh nenek Ahuwa untuk berjalan. Tongkat itu kemudian digunakan untuk menyerang korban. Nenek Ahuwa dipukul di bagian kepala dan tangan hingga mengalami luka berat. Dalam kondisi tidak berdaya, pelaku membawa kabur barang berharga dari rumah tersebut.

Pelaku membawa rokok dan uang tunai yang tersimpan di dalam laci rumah. Setelah melakukan aksinya, mereka langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kondisi Nenek Ahuwa dan Laporan ke Polisi

Anak dari korban, Acu, menjelaskan bahwa neneknya mengalami luka serius di bagian wajah. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Jajaran Polres Tanjung Jabung Timur dan Polsek Muara Sabak Barat turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Polisi masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk mengungkap identitas pelaku. Sampai saat ini, Tribun Jambi masih mencoba mengonfirmasi informasi lebih lanjut kepada Kapolres Tanjabtim, AKBP Ade Candra.

Penyelidikan Terus Dilakukan

Dari hasil penyelidikan awal, polisi memastikan bahwa kasus ini sangat serius dan akan ditangani dengan segera. Mereka juga menyarankan masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan sekitar. Dengan adanya kejadian ini, diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap modus-modus penipuan atau perampokan yang bisa saja terjadi kapan saja.


Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default