Anang Hermansyah dan Ashanty akan melaksanakan ibadah haji di tahun ini. Mereka pun telah melaksanakan acara walimatussafar menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Menariknya, pasangan ini melaksanakan ibadah haji di momen perayaan ulang tahun pernikahan mereka ke-15. Anang Hermansyah dan Ashanty menganggap ibadah ini menjadi kado terindah di momen anniversary pernikahan mereka.
Dalam acara walimatussafar, ustadz Hilman Fauzi mendoakan agar Anang Hermansyah dan Ashanty dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan ibadah haji mereka diterima di sisi Tuhan.
"Untuk Mas Anang dan Bunda Ashanty yang mau berangkat ibadah haji, semoga keberangkatan ini banyak rahmat dan sayangnya Allah," doa ustadz Hilman Fauzi.
"Sepulang dari sana, insya Allah menjadi pribadi yang makin baik dan kita berharap ibadah hajinya menjadi ibadah haji yang mabrur," imbuh ustadz Hilman.
Ashanty terlihat menangis saat ustadz Hilman membaca doa. Ashanty mengakui bahwa dirinya memamg mudah sekali menangis akhir-akhir ini.
Anang Hermansyah mengungkapkan, dirinya dan Ashanty sengaja membuat acara walimatussafar dengan harapan dapat diberikan kelancaran selama pelaksanaan ibadah haji.
Anang Hermansyah dan Ashanty meminta maaf kepada keluarga besar dan sejumlah orang dekat apabila ada kesalahan yang telah mereka lakukan selama ini.
"Kita meminta maaf atas segala kesalahan yang mungkin disengaja ataupun tidak disengaja, mudah-mudahan perjalanan kita bisa lancar dan kembali lagi ke Tanah Air dengan selamat," ungkap Anang Hermansyah.
Pemikiran dan Harapan Pasangan Artis
Acara walimatussafar yang dilakukan oleh Anang dan Ashanty bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan terhadap perjalanan hidup mereka selama 15 tahun pernikahan. Dalam momen spesial ini, mereka memilih untuk berdoa bersama dengan tokoh agama guna mendapatkan restu dan keberkahan dalam menjalani ibadah haji.
Beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam acara tersebut adalah:
- Doa dan Restu: Ustadz Hilman Fauzi memberikan doa khusus untuk Anang dan Ashanty. Doa tersebut bertujuan agar perjalanan mereka lancar dan ibadah haji yang dilakukan bisa diterima oleh Tuhan.
- Perasaan Emosional: Ashanty menunjukkan emosi yang kuat saat mendengarkan doa. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya momen ini baginya.
- Permintaan Maaf: Anang dan Ashanty menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga dan orang-orang terdekat. Ini menunjukkan sikap rendah hati dan kesadaran akan pentingnya hubungan harmonis.
Perjalanan Ibadah Haji sebagai Kado Terindah
Bagi Anang dan Ashanty, ibadah haji bukan hanya sekadar tuntutan agama, tetapi juga menjadi hadiah istimewa dalam perayaan ulang tahun pernikahan mereka. Momen ini menjadi simbol dari perjalanan spiritual dan cinta yang telah mereka bangun selama lebih dari satu dekade.
Ibadah haji juga menjadi momen untuk merenung dan memperbaiki diri. Dengan melakukan ibadah haji, mereka berharap bisa kembali ke Tanah Air dengan hati yang lebih bersih dan penuh makna.
Persiapan dan Rencana Keberangkatan
Sebelum keberangkatan, Anang dan Ashanty sudah melakukan berbagai persiapan. Mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga penyiapan perlengkapan ibadah. Mereka juga memastikan bahwa semua prosedur administratif telah selesai agar tidak ada hambatan saat tiba di Tanah Suci.
Selain itu, mereka juga menjalin komunikasi dengan para pihak terkait seperti agen perjalanan haji dan pihak berwenang. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa perjalanan mereka berjalan sesuai rencana dan aman.
Tantangan dan Kepercayaan Diri
Meskipun ada beberapa tantangan dalam proses persiapan, Anang dan Ashanty tetap percaya diri bahwa mereka akan mampu menjalani ibadah haji dengan baik. Mereka yakin bahwa doa-doa yang telah dipanjatkan akan menjadi bekal dalam menjalani perjalanan spiritual ini.
Mereka juga berharap bahwa keberangkatan ini akan menjadi awal dari perubahan positif dalam kehidupan mereka. Dengan begitu, mereka bisa kembali ke rumah dengan hati yang lebih tenang dan damai.