
Pengusaha Fitri Salhuteru menyampaikan kritik terhadap anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, setelah ia ikut membantu kasus Nikita Mirzani. Fitri menilai tindakan yang dilakukan oleh Rieke tidak adil dan tidak sejalan dengan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.
Sebelumnya, Rieke Diah Pitaloka mendampingi pihak Nikita Mirzani dalam mengadukan dugaan pelanggaran etik dalam proses peradilan ke Komisi Yudisial. Dalam unggahannya, Rieke menjelaskan beberapa hal yang dianggap janggal dalam putusan Nikita.
“Kami mendampingi kuasa hukum dan keluarga Nikita Mirzani @nikitamirzanimawardi_172 menyampaikan pengaduan resmi ke Komisi Yudisial RI terkait dugaan pelanggaran etik dalam proses peradilan. Pengaduan telah diterima oleh KY dengan Nomor: 0528/V/2026/P,” ujar Rieke.

Menurut Rieke, ada beberapa hal yang mencurigakan dalam proses hukum yang dialami Nikita Mirzani. Pertama, terdapat perubahan fundamental putusan dari Pengadilan Negeri ke Pengadilan Tinggi tanpa adanya fakta baru yang signifikan. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi pertimbangan hukum serta proses pemeriksaan ulang perkara.

Kedua, putusan kasasi Mahkamah Agung yang keluar dalam waktu kurang lebih 24 jam menjadi perhatian serius. Kecepatan ekstrem ini memunculkan pertanyaan publik mengenai pendalaman pemeriksaan berkas perkara dan pemenuhan prinsip fair trial.
Selain itu, Rieke juga menyebut bahwa hingga saat ini pihak kuasa hukum maupun keluarga belum menerima salinan resmi putusan Mahkamah Agung. Transparansi distribusi putusan menjadi penting demi kepastian hukum dan akuntabilitas proses peradilan.
Mengetahui Rieke Diah Pitaloka mendampingi kasus Nikita Mirzani, mantan sahabat sang artis, Fitri Salhuteru langsung buka suara. Ia menyindir Rieke Diah Pitaloka usai membantu Nikita Mirzani melaporkan ke Komisi Yudisial.
Fitri menyampaikan pernyataannya melalui akun media sosialnya. Di unggahan tersebut, ia menekankan bahwa seorang wakil rakyat harus bisa bersikap adil dalam melihat sebuah perkara hukum.
“Izin Mbak Oneng (nama peran Rieke di sitkom Bajai Bajuri), lain kali temen-temen kalau milih wakil rakyat itu jangan wakil rakyat yang tidak membela rakyat,” ujar Fitri, dikutip dari Tribunnews pada (16/05/2026).
“Yang nggak ngerti mana yang bener, mana yang salah,” tambahnya.
Menurut Fitri, jika Rieke Diah Pitaloka mendampingi kasus Nikita Mirzani, maka seharusnya ia juga bisa melihat orang-orang lain yang terlibat dalam kasus itu namun tidak terseret kasus hukum.
“Kalau sebetulnya Mbak Rieke ini mau bersuara, suarakan itu ada orang-orang yang terlibat selain NM, ada dua orang lagi yang nggak terseret,” pintanya.
“Itu yang menurutku harus disuarakan, karena menurutku nggak fair kalau NM hanya dibui sendirian sementara yang menyuruh dan menginspirasi masih berkeliaran,” kata Fitri Salhuteru menyindir Rieke Diah Pitaloka usai ikut bantu Nikita Mirzani.
Sayangnya, Fitri tidak mengungkap nama-nama yang dimaksud.
Kasus Nikita Mirzani
Seperti diketahui, artis Nikita Mirzani kini tengah terjerat kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap dokter Reza Gladys. Tak sendiri, Nikita menjalani hukuman bersama asistennya, Mail Syahputra.
Dalam kasus itu, Nikita awalnya hanya divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun, hukuman Nikita justru diperberat menjadi 6 tahun di tingkat banding oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.
Tak menyerah, Nikita lantas mengajukan kasasi dengan harapan mendapat vonis bebas. Namun, bak mimpi buruk, kasasi itu justru ditolak hingga Nikita harus tetap menjalani 6 tahun penjara.
Tidak berhenti sampai di situ, baru-baru ini Nikita Mirzani mengadukan dugaan pelanggaran etik dalam proses peradilan ke Komisi Yudisial. Bahkan, Nikita tampak didampingi oleh anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka.