Wanita Pingsan Saat Antre Sembako Gratis dalam Rangka Tasyakuran Program BERANI
Seorang wanita tiba-tiba pingsan saat berada di tengah antrean pembagian Sembako Gratis dalam rangka tasyakuran satu tahun Program BERANI (Bersama Anwar-Reni). Peristiwa ini terjadi di Masjid Raya Baitul Khairaat, Jl Jaelangkara, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, pada Minggu (22/2/2026).
Pembagian sembako tersebut dilakukan sebagai bagian dari kegiatan perayaan yang digelar oleh Pemprov Sulteng. Acara ini bertajuk "tasyakuran satu tahun Berani (Bersama Anwar-Reny)". Warga yang berhak menerima paket sembako adalah mereka yang telah mendapatkan kupon dari ketua RT atau RW setempat.
Antrean dimulai sejak pagi hari dan terus memadati sisi timur masjid. Kondisi di lokasi menjadi sangat sesak karena jumlah warga yang datang cukup besar. Korban yang mengenakan pakaian hitam dan celana krem tiba-tiba terlihat lemas dan jatuh di tengah barisan antrean.
Melihat kejadian tersebut, warga di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan pertama. Petugas kesehatan dan keamanan yang berjaga kemudian mengevakuasi korban menggunakan kasur dorong menuju ruang kesehatan di lantai satu lobi masjid untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti wanita tersebut pingsan masih belum diketahui. Namun, diduga kuat bahwa korban mengalami kelelahan akibat antrian yang panjang dan kondisi kerumunan yang tidak nyaman.
Detail Pembagian Sembako Gratis
Pembagian Sembako Gratis di Masjid Raya Baitul Khairaat dimulai sekitar pukul 14.30 WITA. Setiap warga yang hadir menerima paket yang berisi beberapa jenis bahan pokok. Isi paket tersebut meliputi:
- 5 kilogram beras
- Satu pak teh
- Satu ikan kaleng
- 5 bungkus mi instan
- Satu liter minyak goreng
- Satu kilogram gula pasir
Setiap paket diberikan kepada warga yang telah memiliki kupon resmi. Proses pembagian berjalan cukup lancar meskipun sempat terjadi sedikit hambatan akibat antrean yang panjang.
Kondisi Lokasi dan Respons Masyarakat
Kondisi di lokasi pembagian sangat padat. Warga yang datang dari berbagai daerah di sekitar Palu membawa kupon dan berharap bisa mendapatkan paket sembako gratis. Antrean yang mengular membuat suasana menjadi sangat sibuk dan sesak.
Namun, meskipun situasi seperti itu, respons masyarakat terhadap acara ini tergolong positif. Banyak warga yang menyampaikan apresiasi atas program yang diselenggarakan oleh Pemprov Sulteng. Mereka merasa senang bisa mendapatkan bantuan sembako secara gratis.
Meski ada insiden kecil seperti kejadian wanita pingsan, acara tetap berlangsung dengan aman. Petugas kesehatan dan keamanan yang berjaga siap memberikan bantuan jika diperlukan.
Program BERANI sendiri sudah berjalan selama satu tahun dan dianggap berhasil dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan adanya tasyakuran ini, diharapkan program tersebut dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.