
Pep Guardiola Memuji Erling Haaland sebagai Penyerang Terbaik Dunia
Pep Guardiola, pelatih Manchester City, memberikan dukungan penuh kepada Erling Haaland meskipun performa sang penyerang terlihat sedikit menurun dalam beberapa pertandingan terakhir. Meski begitu, Guardiola tetap mempercayai bahwa Haaland adalah striker terbaik di dunia saat ini.
Haaland, yang merupakan pemain internasional Norwegia, belum mencetak gol dari permainan terbuka di Liga Inggris sepanjang 2026. Gol terakhirnya tercipta ketika ia mencetak dua gol dalam kemenangan 3–0 atas West Ham pada pertengahan Desember lalu. Kini, banyak spekulasi muncul mengenai kemungkinan penggantian Haaland dengan pemain lain dalam pertandingan melawan Liverpool.
Beberapa pihak menduga bahwa Guardiola mungkin akan mencadangkan Haaland dan menggantinya dengan Omar Marmoush. Marmoush telah menunjukkan performa yang menjanjikan, terutama ketika berhasil mencetak dua gol ke gawang Newcastle dalam semifinal leg kedua Piala Carabao. Hal ini membantu Manchester City melaju ke babak final.
Namun, Guardiola justru memilih untuk membela Haaland. Ia menegaskan bahwa pemain berusia 25 tahun itu tetap menjadi pencetak gol terbaik di dunia. "Erling (Haaland) adalah striker terbaik di dunia. Saya tidak tahu apakah dia akan menjadi starter melawan Liverpool, tapi saya selalu mengatakan bahwa Erling adalah yang terbaik," ujar pelatih asal Spanyol tersebut.
Pertandingan pekan ke-25 Liga Inggris antara Manchester City dan Liverpool akan menjadi tantangan besar bagi Guardiola. Tim asuhan Guardiola membutuhkan kemenangan untuk tetap menjaga jarak dari Arsenal yang berada di puncak klasemen. Saat ini, Arsenal memiliki keunggulan enam poin dari Manchester City.
Liverpool, yang dikenal sebagai tim kuat, selalu menjadi lawan yang sulit bagi Guardiola. Sejak bergabung dengan Manchester City pada 2016, Guardiola hanya pernah meraih satu kemenangan Premier League di Anfield. Ia mengakui bahwa Liverpool adalah tim yang sangat tangguh, baik dari segi kualitas pemain maupun manajer.
"Mereka (Liverpool) selalu menjadi lawan terberat dan tempat serta stadion (Anfield) yang sulit dengan kualitas pemain dan manajernya. Mereka tetap tim yang luar biasa dengan manajer kelas atas," kata Guardiola.
Ia juga menambahkan bahwa Liverpool telah membangun skuad mereka bukan hanya untuk satu musim, tetapi untuk masa depan yang lebih panjang. "Momen adalah momen, musim adalah musim. Mereka membangun kembali skuad (juara) bukan untuk satu musim tetapi untuk banyak musim (mendatang)," tutupnya.
Tantangan Berat di Anfield
Pertandingan melawan Liverpool akan menjadi ujian berat bagi Manchester City. Dalam beberapa pertemuan sebelumnya, Liverpool sering kali memberikan tekanan besar kepada Guardiola dan timnya. Namun, dengan dukungan penuh dari para pemain, termasuk Haaland, Manchester City berharap bisa meraih kemenangan penting.
Guardiola percaya bahwa setiap pertandingan memiliki maknanya sendiri. Ia yakin bahwa Manchester City dapat menghadapi tantangan ini dengan strategi yang tepat dan semangat yang tinggi. Dengan hasil positif di Anfield, Manchester City bisa kembali memperketat persaingan dengan Arsenal di puncak klasemen.