Psikolog anak usia dini: Stimulasi sains tingkatkan kognitif dan emosi

Bang Hendra
0

Pendekatan Stimulasi Berbasis Sains untuk Perkembangan Anak

Stimulasi berbasis sains dianggap sebagai metode yang sangat efektif dalam membantu perkembangan anak secara menyeluruh, mulai dari aspek kognitif hingga emosional. Praktisi psikologi anak usia dini, Aninda, menegaskan bahwa pendekatan ini mampu membentuk kemampuan berpikir sekaligus karakter anak sejak dini.

“Stimulasi berbasis sains melalui eksplorasi, eksperimen, dan permainan sensorik membantu anak mengembangkan kemampuan kognitif, emosional, dan sosial yang seimbang,” ujarnya pada Jumat (13/2).

Ia menjelaskan bahwa pengalaman belajar yang melibatkan eksplorasi langsung membuat anak lebih aktif berpikir dan berani mencoba. Lingkungan seperti ini mendorong anak untuk mengembangkan rasa ingin tahu, kepercayaan diri, serta kemampuan beradaptasi sejak usia dini.

Aninda menambahkan bahwa setiap bentuk stimulasi memiliki manfaat berbeda. Kegiatan seperti permainan peran dan eksperimen sederhana mampu melatih problem solving, imajinasi, hingga pengendalian emosi. Sementara eksplorasi sains interaktif membantu memperkuat logika dan kebiasaan mencoba (trial and error).

“Pengalaman seperti Winner’s Squad Adventure to Hong Kong menunjukkan bagaimana lingkungan belajar yang tepat dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kepercayaan diri, dan ketangguhan anak,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya kombinasi antara stimulasi dan nutrisi dalam membentuk karakter anak. Dengan dukungan yang tepat, anak tidak hanya berkembang secara intelektual, tetapi juga emosional dan sosial.

“Kombinasi stimulasi harian dan nutrisi yang tepat membentuk karakter anak pemenang,” katanya.

Peran Nutrisi dalam Perkembangan Anak

Dari sisi kesehatan, Medical Affairs Director Danone Indonesia, Ray Wagiu Basrowi, menjelaskan pentingnya fondasi nutrisi pada masa awal kehidupan anak.

“Masa kanak-kanak awal merupakan periode yang sangat krusial dalam perkembangan anak, di mana kesehatan saluran cerna berperan besar dalam membangun imunitas yang kuat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa nutrisi tidak hanya berfungsi menjaga kesehatan, tetapi juga mempersiapkan anak agar mampu menerima berbagai stimulasi dengan optimal.

“Nutrisi bukan hanya memberikan perlindungan, tetapi juga mempersiapkan tubuh dan otak anak agar mampu menerima dan memaksimalkan setiap bentuk stimulasi,” ujarnya.

Program Edukasi Berbasis Sains untuk Anak

Sejalan dengan itu, Nutrilon Royal bersama Indomaret menghadirkan program “Winner’s Squad Adventure to Hong Kong” sebagai bentuk edukasi berbasis sains bagi anak dan orang tua.

Program ini mengajak peserta mengunjungi berbagai destinasi edukatif seperti Hong Kong Science Museum dan Hong Kong Space Museum, yang memberikan pengalaman belajar interaktif.

Brand Manager Nutrilon Royal, Velan Sormin, mengatakan program ini menjadi wujud komitmen dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Pengalaman ini merupakan perwujudan keyakinan Nutrilon Royal bahwa membesarkan anak yang siap menghadapi masa depan dimulai sejak dini melalui sinergi kuat antara orang tua, pakar, nutrisi, dan stimulasi,” pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default