Seleksi Sekda Madiun, Empat Nama Masuk Rekomendasi BKN

Bang Hendra
0
Seleksi Sekda Madiun, Empat Nama Masuk Rekomendasi BKN

Proses Seleksi Sekda Kabupaten Madiun yang Masih Berlangsung

Proses seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun telah memasuki tahap penentuan nama-nama akhir yang akan diajukan kepada Bupati. Empat pejabat dari berbagai instansi pemerintah daerah mengikuti seleksi terbuka ini. Keempatnya merupakan tokoh-tokoh penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun.

Daftar nama-nama yang muncul dalam proses seleksi mencakup Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Madiun, Didik Harianto; Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Sigit Budiarto; Kepala Dinas Perhubungan, Suryanto; serta Kepala Badan Pendapatan Daerah, Yudi Hartono. Keempat pejabat ini dinilai memiliki kompetensi dan pengalaman yang cukup untuk menduduki jabatan strategis tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, menjelaskan bahwa saat ini proses seleksi masih dalam tahap pengajuan rekomendasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Harus ada persetujuan dari BKN sebelum nama-nama tersebut dapat diserahkan ke Bupati,” ujarnya pada Jumat (27/2/2026).

Heru menambahkan bahwa 4 nama yang muncul dalam seleksi adalah hasil evaluasi oleh panitia seleksi. Namun, nantinya dari keempat nama tersebut akan dikerucutkan menjadi tiga nama yang direkomendasikan oleh BKN. Setelah itu, Bupati akan memilih salah satu dari tiga nama tersebut untuk dilantik sebagai Sekda Kabupaten Madiun.

Dalam proses seleksi sebelumnya, peserta diuji melalui berbagai materi seperti asesmen potensi diri. Tes-tes tersebut dilaksanakan di Solo dan Surabaya. Di Solo, peserta mengikuti tes awal, sedangkan di Surabaya, mereka melakukan penulisan makalah dan wawancara dengan panitia seleksi yang terdiri dari perwakilan BKD Provinsi, Inspektorat Provinsi, Kemendagri, serta dua akademisi.

Proses Pelantikan dan Harapan Bersama

Terkait pelantikan jabatan Sekda, Heru menyatakan bahwa kewenangan sepenuhnya berada di tangan Bupati Madiun. Meski demikian, pihak BKPSDM tetap berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait agar proses pelantikan berjalan lancar dan sesuai aturan.

Heru juga memperkirakan bahwa semua tahapan seleksi jabatan Sekda akan rampung pada akhir Februari. Ia berharap, dengan adanya pejabat baru, sinergi antara Sekda dan pimpinan OPD dapat terbangun secara optimal. Hal ini diharapkan mampu membantu pencapaian visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Madiun.

Dengan proses seleksi yang berjalan secara transparan dan terbuka, masyarakat Kabupaten Madiun berharap bisa melihat kinerja pemerintahan yang lebih baik dan efektif. Proses ini juga menjadi contoh bagaimana sistem perekrutan pejabat publik dapat dilakukan dengan profesional dan sesuai regulasi.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default