
Kecelakaan Maut di Jalan Irigasi Bendasari
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Irigasi Bendasari, Desa Kondangjaya, Karawang Timur, pada malam hari Minggu (15/2). Sebuah truk kontainer kehilangan kendali dan terguling tepat di atas mobil sedan Toyota Corolla yang sedang melintas. Kejadian ini menewaskan tiga anggota keluarga secara tragis, sementara tiga orang lainnya mengalami luka berat akibat dampak dari kecelakaan tersebut.
Mobil sedan bernomor polisi T 1275 KN membawa enam penumpang, termasuk pasangan suami istri beserta empat anak mereka. Keluarga tersebut tercatat sebagai warga Perumahan Citra Kebun Mas (CKM), Desa Bengle, Majalaya, Karawang. Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan terjadi saat truk kontainer dengan nomor polisi B 9107 UEI melintasi turunan Jalan Tanggul Rawagabus sekitar pukul 20.00 WIB.
Kronologi Kecelakaan
Jalur yang sempit diduga menjadi penyebab utama kecelakaan. Sopir truk kontainer tampak memaksakan diri melewati jalur yang tidak cukup lebar, sehingga menyebabkan kendaraan berat tersebut kehilangan keseimbangan. Truk tersebut tergelincir dan terguling tepat saat mobil korban berada di bawahnya.
Beban kontainer yang sangat berat membuat bodi mobil sedan nyaris rata dengan tanah. Pemandangan yang mencekam ini menjadi bukti betapa mengerikannya kejadian tersebut. Proses evakuasi para korban berlangsung sangat menegangkan, karena petugas gabungan dari kepolisian, Dishub, dan warga harus bekerja keras selama berjam-jam untuk mengeluarkan para korban dari impitan besi tua.
Identitas Korban
Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Sudirianto, mengonfirmasi identitas para korban yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. "Jadi korban meninggal dunia 3 orang, ada sopir, ayah dari keluarga tersebut, ibunya, serta satu orang balita yang dipangkuan ibunya," ujar Sudirianto, Senin (16/2).
Sementara itu, tiga anak lainnya yang duduk di kursi belakang berhasil selamat meski harus dilarikan ke rumah sakit karena luka serius. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Saat ini, sopir truk kontainer telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Proses Penyelidikan dan Tindakan Lanjutan
Polisi juga berencana melakukan tes urine kepada sopir guna memastikan apakah ada unsur kelalaian atau pengaruh zat terlarang saat mengemudikan kendaraan besar tersebut. Selain itu, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mendalami penyebab pasti kecelakaan.
Evakuasi korban berlangsung selama 2,5 jam, dengan bantuan jajaran Dishub maupun warga sekitar. Kendala utama adalah sempitnya akses jalan dan posisi korban yang terjepit peti kontainer yang terguling. Hal ini membuat proses evakuasi menjadi lebih rumit dan memakan waktu cukup lama.
Kesimpulan
Kecelakaan maut di Jalan Irigasi Bendasari menjadi peringatan bagi semua pengendara untuk tetap waspada dan mematuhi aturan lalu lintas. Kepolisian terus berupaya untuk menemukan penyebab pasti kecelakaan agar dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. Dengan adanya investigasi yang mendalam, harapan besar diarahkan pada keselamatan berkendara yang lebih baik di wilayah Karawang.