Kapal KM Makmur Jaya Tenggelam Akibat Gelombang, 9 ABK Hilang

Bang Hendra
0

Tim SAR Berupaya Mencari Sembilan ABK yang Hilang Akibat Kecelakaan Kapal

Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang bersama tim gabungan sedang melakukan pencarian terhadap sembilan anak buah kapal (ABK) yang hilang akibat kecelakaan kapal KM Makmur Jaya yang terbalik di perairan Pulau Merapas, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi tentang insiden tersebut dari agen kapal bernama Lago. Menurutnya, kejadian terjadi pada koordinat 01°00.584′N−105°19.255′S pada Minggu pukul 21.05 WIB. Lokasi kejadian berada sekitar 90 NM dari Dermaga Sekupang, Batam.

Kronologi Kecelakaan

Kronologis kejadian bermula saat KM Makmur Jaya bertolak dari Kampung Bugis, Tanjungpinang, menuju Pulau Pengibu pada Sabtu (7/3) pukul 14.00 WIB. Namun, pada Minggu dini hari pukul 04.00 WIB, kapal dihantam gelombang tinggi yang menyebabkan posisi kapal miring hingga akhirnya terbalik di perairan Pulau Merapas.

Dalam situasi darurat, 20 orang ABK berusaha menyelamatkan diri dengan bertahan di atas badan kapal yang terbalik. Sementara itu, sembilan orang ABK lainnya berhasil naik ke sekoci penyelamat, namun kemudian terpisah dari kapal utama.

Setelah kejadian, sebanyak 20 ABK berhasil dievakuasi oleh kapal KM Sinar Abadi yang kebetulan melintas di lokasi kejadian pada pukul 11.00 WIB. Mereka langsung dievakuasi ke Pelabuhan Kijang, Kabupaten Bintan, untuk diserahterimakan kepada pihak agen kapal.

Kondisi Korban dan Proses Pencarian

Hingga saat ini, 20 korban dinyatakan selamat dan sedang dalam tahap penggalian informasi. Sedangkan sembilan ABK yang berada di sekoci penyelamat masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

Tim Rescue Pos SAR Batam bersama kru KN SAR Purworejo 101 yang berjumlah 22 personel telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan guna mencari sembilan ABK hilang tersebut. Pencarian korban turut melibatkan potensi SAR gabungan dari Pos AL Kijang, Polsek Bintan Timur, BPBD Bintan, Polairud Bintan, dan Pos AL Berakit.

Menurut Fazzli, tim diestimasikan tiba di area pencarian pada Senin (9/3) pukul 06.30 WIB untuk segera melakukan penyisiran intensif.

Upaya Penyelamatan yang Dilakukan

Proses pencarian dan penyelamatan dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai instansi dan organisasi yang memiliki kemampuan dan sumber daya untuk membantu proses evakuasi dan pencarian. Setiap langkah yang diambil ditujukan untuk memastikan keselamatan para ABK yang masih hilang.

Selain itu, pihak SAR juga terus berkoordinasi dengan agen kapal dan pihak terkait untuk memperoleh informasi tambahan mengenai kondisi kapal dan alur perjalanan sebelum kejadian. Hal ini penting untuk menentukan strategi pencarian yang lebih efektif dan efisien.

Dengan adanya kerja sama yang baik antara berbagai pihak, diharapkan dapat segera menemukan sembilan ABK yang hilang dan memberikan perlindungan serta bantuan yang diperlukan bagi mereka yang selamat.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default