Majelis Pakar Iran Tetapkan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Baru

Bang Hendra
0

Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran

Majelis Pakar Iran mengumumkan penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru, menggantikan Ali Khamenei. Keputusan ini diambil setelah Majelis Pakar yang terdiri dari 88 anggota melakukan musyawarah untuk menentukan pemimpin baru negara tersebut. Dalam pernyataannya, Majelis Pakar menyatakan bahwa Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei ditunjuk sebagai Pemimpin ketiga dari sistem suci Republik Islam Iran.

Penunjukan ini dilakukan sepuluh hari setelah wafatnya Ali Khamenei, yang disebut akibat serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026. Kejadian ini memicu perubahan besar dalam dinamika politik dan kepemimpinan di Iran.

Profil Mojtaba Khamenei

Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei adalah seorang ulama asal Iran. Ia dikenal sebagai putra kedua dari Ali Khamenei. Mojtaba lahir di Mashhad, Iran, pada 8 September 1969. Nama lengkapnya adalah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei.

Selama hidupnya, nama Mojtaba Khamenei sempat menjadi sorotan ketika terjadi kerusuhan dalam unjuk rasa yang muncul akibat sengketa pemilihan umum Presiden Iran 2019. Ia diyakini memiliki peran dalam peristiwa tersebut dan disebut pernah mengambil alih kendali Basij yang digunakan untuk menekan protes pada pemilihan presiden 2009.

Perjalanan Karier Mojtaba Khamenei

Mojtaba Khamenei menempuh pendidikan awal di Sardasht dan Mahabad sebelum lulus sekolah menengah atas di Teheran. Setelah itu, ia mempelajari teologi Islam dengan bimbingan ayahnya serta ulama Mahmoud Hashemi Shahroudi.

Pada tahun 1987, Mojtaba bergabung dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dan turut bertugas dalam Perang Iran-Irak. Kemudian pada 1999, ia melanjutkan pendidikannya di Qom untuk memperdalam ilmu agama dan menempuh pendidikan ulama. Setelah itu, Mojtaba bergabung dengan Seminari Qom dan menjadi pengajar teologi.

Status Keulamaan Mojtaba

Dalam hierarki ulama Syiah, Mojtaba Khamenei saat ini menyandang gelar hojatoleslam yang termasuk dalam tingkat ulama menengah. Status tersebut sempat menimbulkan perdebatan karena jabatan Pemimpin Tertinggi Iran biasanya dipegang oleh ulama dengan gelar ayatollah yang lebih tinggi.

Mojtaba Khamenei juga dikenal jarang tampil di hadapan publik dan hampir tidak pernah menyampaikan pidato politik atau khutbah terbuka. Bahkan banyak warga Iran yang mengaku belum pernah mendengar langsung suaranya, meskipun namanya kerap disebut dalam lingkaran kekuasaan di Iran.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default