Titik Berbahaya di Jalintim Pelalawan, Pemudik Diminta Waspada

Bang Hendra
0
Titik Berbahaya di Jalintim Pelalawan, Pemudik Diminta Waspada

Titik Rawan Kecelakaan di Jalintim Pelalawan yang Perlu Diperhatikan Pemudik

Pemudik yang melintasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan perlu memperhatikan tiga titik rawan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) yang telah diidentifikasi oleh pihak kepolisian. Tiga lokasi ini menjadi fokus pengawasan selama musim mudik Lebaran 2026.

Lokasi Titik Rawan Kecelakaan

  1. Kilometer 39 sampai Kilometer 40, Desa Lubuk Ogung, Kecamatan Bandar Sei Kijang
    Wilayah ini sering menjadi tempat terjadinya kecelakaan akibat kondisi jalan yang sempit dan kurangnya pencahayaan. Pemudik disarankan untuk berhati-hati dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.

  2. Kilometer 44 sampai Kilometer 50, Desa Kiyap Jaya, Kecamatan Bandar Seikijang
    Area ini memiliki banyak tikungan tajam dan kemungkinan adanya hambatan dari kendaraan besar yang melintas. Pengemudi harus mengurangi kecepatan dan tetap waspada.

  3. Kilometer 113 sampai Kilometer 120, Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras
    Wilayah ini juga menjadi titik rawan karena kondisi jalan yang tidak rata dan minimnya tanda peringatan. Pemudik sebaiknya memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum melewati area ini.

Pengamanan Jalur Mudik oleh Polres Pelalawan

Operasi ketupat Lebaran 2026 telah dimulai sejak 13 Maret lalu, tepat seminggu sebelum Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah. Arus mudik mulai terlihat meningkat seiring dengan jumlah pemudik yang kembali ke kampung halaman. Jalintim Pelalawan menjadi jalur utama yang dilalui oleh kendaraan dari berbagai daerah di Pulau Sumatera maupun Jawa.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas, Polres Pelalawan telah menyiagakan 4 Posko Pengamanan (Pospam) dan 1 Posko Pelayanan (Posyan). Operasi ini akan berlangsung hingga tanggal 25 Maret mendatang.

Penjelasan Kasat Lantas

AKP Tatit Rizkyan Hanafi SIK, Kasat Lantas Polres Pelalawan, menyampaikan bahwa posko pengamanan dan pelayanan ini aktif melakukan pengawasan sepanjang Jalintim. "Kami mengimbau pemudik selalu waspada dan berhati-hati, khususnya di titik rawan tersebut," ujarnya.

Meskipun tidak ada titik rawan macet, pengendara perlu berhati-hati saat melewati Jalintim Kilometer 74 sampai 76 di Kecamatan Pangkalan Kerinci. Badan jalan baru saja ditimbun dalam rangka perbaikan. Pengemudi disarankan untuk mengurangi kecepatan saat melewati area ini.

Personel yang Diterjunkan dalam Operasi Ketupat

Dalam operasi ketupat lancang kuning tahun ini, Polres Pelalawan mengerahkan total 181 personil gabungan. Di antaranya adalah 141 personil dari Polres Pelalawan sendiri, serta 40 orang dari instansi terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Dinas Kesehatan, TNI, dan lainnya. Mereka akan berjaga di Pospam dan Posyan selama masa operasi.

Lokasi Pospam dan Posyan

Beberapa lokasi Pospam yang didirikan antara lain:

  • Jalintim Desa Simpang Beringin, Kecamatan Bandar Seikijang – merupakan perbatasan antara Pelalawan dengan Pekanbaru, Siak, dan Kampar.
  • Jalintim Kilometer 55, Pangkalan Kerinci – menjadi perbatasan dengan Kabupaten Siak dan pintu masuk ke Kota Pangkalan Kerinci.
  • Jalintim Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras – tepat di depan Rumah Makan Nilam Sari.
  • Jalintim Kelurahan Ukui, Kecamatan Ukui – merupakan perbatasan antara Pelalawan dengan Kabupaten Indragiri Hulu.

Sementara itu, Posyan masih tetap berada di depan pusat perbelanjaan Ramayana Pangkalan Kerinci, tepat di tengah kota.

Imbauan untuk Pemudik

Tatit mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk beristirahat di Pospam dan Posyan jika merasa lelah atau ngantuk. Selain itu, bagi pelaku perjalanan yang membutuhkan informasi dapat bertanya kepada petugas di posko. Jika terjadi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas, segera hubungi pospam terdekat.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default