Kronologi Pembunuhan Wanita di Sragen, Motif Pelaku Terungkap

Bang Hendra
0


Kasus pembunuhan seorang wanita di Sragen kembali menggegerkan masyarakat. Pelaku diketahui merupakan seorang pria yang sudah memiliki istri sah, sehingga kasus ini menimbulkan banyak pertanyaan dan kekecewaan dari berbagai kalangan.

Pelaku dalam kasus ini adalah Supri alias Bebek (36 tahun), sedangkan korban bernama Rosinta (26 tahun). Berdasarkan informasi yang diperoleh, hubungan antara pelaku dan korban bermula dari media sosial Facebook. Keduanya kemudian menjalin hubungan asmara selama tiga tahun sebelum kejadian tragis terjadi.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, mengonfirmasi bahwa hubungan antara pelaku dan korban sudah berlangsung cukup lama sebelum pembunuhan terjadi. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa keduanya memang telah menjalin hubungan asmara sejak awal berkenalan melalui Facebook.

Selain itu, diketahui bahwa pelaku sudah memiliki istri sah. Sementara itu, korban merupakan seorang janda yang tinggal di sebuah kos di Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen. Meskipun demikian, pekerjaan korban masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwajib, terutama dengan mencari keterangan dari keluarga korban.

Hubungan yang dimulai dari dunia maya tersebut akhirnya berubah menjadi konflik yang sangat serius. Pada Selasa (31/3/2025) sekitar pukul 18.15 WIB, pelaku dan korban pergi bersama menggunakan sepeda motor Honda Vario untuk mencari makan. Namun, dalam perjalanan, terjadi pertengkaran antara keduanya.

Pertengkaran itu dipicu karena korban menuntut pelaku untuk segera menikahinya. Hal ini disebabkan karena korban ternyata sedang hamil selama delapan minggu. Situasi semakin memanas hingga pelaku mengarahkan motornya ke jalan kecil di pematang sawah dan berhenti. Di sana, pelaku mencekik korban dari belakang hingga korban lemas dan terjatuh.

Setelah itu, pelaku melarikan diri dengan menyeberangi sungai ke arah timur menuju wilayah Bandungsogo. Ia juga sempat kembali ke tempat kos korban di Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen. Di sana, pelaku mengambil beberapa barang milik korban sebelum membawanya ke area persawahan di wilayah Plumbungan untuk dibakar. Tujuan dari tindakan ini diduga untuk menghilangkan jejak bukti-bukti kejahatan.

Saat ini, pelaku diketahui berprofesi sebagai seorang sopir mesin combine asal Desa Karanganom, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen. Setelah melakukan pembunuhan, pelaku berhasil melarikan diri namun akhirnya ditangkap oleh pihak berwajib.

Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan tanggung jawab dalam hubungan percintaan, terutama bagi mereka yang sudah memiliki pasangan resmi. Tidak hanya itu, kasus ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap situasi yang bisa berujung pada tindakan kekerasan.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default