Pemkab Banjar Ucapkan Terima Kasih pada TNI Bangun Jembatan Garuda di Lok Tunggul

Bang Hendra
0

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Diharapkan Bawa Manfaat Besar Bagi Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Banjar memberikan apresiasi terhadap pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang diinisiasi oleh Kodim 1006/Banjar di Desa Lok Tunggul, Kecamatan Pengaron. Proses pembangunan jembatan ini ditandai dengan acara groundbreaking yang dilaksanakan pada Selasa (6/4/2026). Acara tersebut menjadi langkah penting dalam membuka kembali akses masyarakat yang sebelumnya terisolasi akibat putusnya jembatan penghubung menuju Desa Lima.

Mewakili Bupati Banjar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Banjar, H Ikhwansyah, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan oleh TNI merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di daerah. Ia menilai inisiatif dari Kodim 1006/Banjar sangat membantu masyarakat, khususnya warga di Lok Tunggul yang selama ini mengalami kesulitan akses.

“Pemkab Banjar tentu sangat mengapresiasi program ini. Kehadiran TNI melalui pembangunan jembatan sangat membantu masyarakat, khususnya warga di Lok Tunggul yang selama ini mengalami kesulitan akses,” ujarnya.

Menurut Ikhwansyah, jembatan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi penghubung utama antara Desa Lok Tunggul dan Desa Lima yang selama dua tahun terakhir terputus. Akibat kondisi itu, warga terpaksa memutar jalur hingga lebih dari dua jam untuk mencapai desa seberang. Padahal sebelumnya, waktu tempuh hanya sekitar 15 hingga 20 menit.

Pria yang juga sempat menjadi pj Sekda Banjar itu menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banjar akan terus mendukung serta bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Sinergi seperti ini sangat penting agar pembangunan daerah bisa berjalan lebih cepat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Peran Strategis Jembatan Perintis Garuda

Sementara itu, Dandim 1006/Banjar Letkol Inf Bambang Prasetyo Prabujaya menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan upaya membantu mengatasi kesulitan warga yang selama ini terdampak keterbatasan akses. Ia menekankan bahwa jembatan ini sangat strategis karena menghubungkan Desa Lok Tunggul dengan Desa Lima. Selama ini warga sangat terdampak akibat akses yang terputus.

Groundbreaking dilakukan secara serentak dan dibuka oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin secara virtual sebagai bagian dari program percepatan pembangunan wilayah.

Kepala Desa Lok Tunggul, Ja’far, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat. Ia mengatakan, bagi warga, jembatan ini bukan hanya sekadar struktur fisik, tetapi juga harapan agar kehidupan warga bisa kembali normal.

Harapan Masyarakat

Dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda, masyarakat berharap akses transportasi kembali lancar sehingga aktivitas ekonomi dan sosial yang sempat terhambat dapat kembali bergerak. Jembatan ini diharapkan menjadi titik awal perbaikan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.

Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga memperkuat hubungan antar komunitas dan mempercepat proses pembangunan secara keseluruhan. Masyarakat setempat berharap proyek ini dapat selesai sesuai rencana dan memberikan dampak positif yang nyata.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default