
Kekerasan di Mataram, Seorang Pemuda Terluka Parah Akibat Penganiayaan
Seorang pemuda berusia 19 tahun, yang dikenal dengan inisial AZ, menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam oleh sekelompok orang tak dikenal. Peristiwa ini terjadi di Jalan Airlangga, Mataram, pada dini hari Minggu (19/04/2026). Korban mengalami luka serius dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Menurut informasi yang diperoleh, AZ ditemukan dalam kondisi kritis setelah mengalami luka akibat senjata tajam. Luka tersebut terdapat pada bagian kepala, perut, lengan, hingga kaki. Selain AZ, dua korban lainnya juga ditemukan mengalami luka dan langsung dibawa ke Puskesmas Mataram untuk mendapatkan perawatan.
Penanganan Awal oleh Pihak Kepolisian
Pihak kepolisian menerima laporan melalui layanan darurat 110 dan segera melakukan tindakan cepat. Petugas langsung mengecek lokasi kejadian dan menemukan korban dalam kondisi membutuhkan pertolongan medis. Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku.
"Kami bergerak cepat menindaklanjuti laporan 110. Di lokasi, kami menemukan korban AZ dalam kondisi membutuhkan pertolongan medis serius. Korban mengalami luka akibat senjata tajam pada bagian kepala, perut, lengan, hingga kaki," ujar AKP Mulyadi.
Selain mengevakuasi korban, pihak kepolisian juga fokus pada pengamanan barang bukti di lokasi kejadian. Dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan tersebut.
Barang Bukti yang Disita
Barang bukti yang disita antara lain: * Empat anak panah * Satu bilah belati * Satu batang besi * Tiga unit sepeda motor yang ditemukan di lokasi
"Selain mengevakuasi korban, fokus utama kami adalah mengamankan barang bukti di lapangan untuk kepentingan penyidikan. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas para pelaku yang melarikan diri," tambah Kapolsek.
Upaya Peningkatan Keamanan
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta mendalami motif di balik aksi penganiayaan tersebut. Untuk memastikan keamanan masyarakat, patroli di sejumlah titik rawan juga ditingkatkan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan melalui call center 110. Kami berkomitmen menindak tegas segala bentuk tindak kriminalitas yang mengganggu ketertiban umum," tutup AKP Mulyadi.