Kecelakaan Mobil Mitsubishi L300 di Kabupaten Malang
Kecelakaan yang melibatkan mobil Mitsubishi L300 pick up box terjadi di Jalan Raya Desa Donomulyo, Kabupaten Malang. Kejadian ini menimbulkan kerusakan pada tiga rumah warga setempat, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Mobil yang diketahui bernomor polisi N 8626 CI itu dilaporkan hilang kendali saat melintas di lokasi kejadian. Setelah itu, kendaraan oleng ke arah kiri hingga akhirnya menabrak tiga bangunan rumah milik warga sekitar. Peristiwa ini sempat mengagetkan masyarakat karena kendaraan melaju di jalur permukiman.

Menurut informasi dari Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, kecelakaan hanya menimbulkan kerugian materiil. Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp 18 juta. Meski demikian, dampaknya cukup terasa bagi warga yang rumahnya terkena dampak kejadian tersebut.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait insiden ini. Termasuk mendalami penyebab pasti kendaraan bisa oleng sebelum akhirnya menabrak bangunan warga.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan terjadi saat mobil melaju dari arah utara ke selatan setelah mengisi bahan bakar di SPBU Donomulyo. Saat sampai di lokasi, kendaraan tiba-tiba oleng, sehingga sopir tidak dapat mengendalikan laju kendaraan.

Mobil kemudian menabrak tiga rumah warga di pinggir jalan. Polisi menduga kecelakaan dipicu gangguan pada roda belakang kendaraan. Sopir sempat membanting setir ke kiri untuk menghindari risiko lebih besar, namun justru menabrak rumah warga.
“Dugaan sementara disebabkan sporing balancing yang tidak tepat serta adanya kerusakan pada bagian kaki-kaki kendaraan,” jelas AKP Bambang Subinajar.
Tanggung Jawab dari Yayasan MBG
Mobil tersebut diketahui milik yayasan MBG Desa Tlogosari dan dikemudikan oleh Aldi Saputro dengan didampingi Dedi Setyaan. Pihak yayasan, melalui ketuanya Kristina, disebut siap bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.
Polisi mengimbau pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan. Langkah ini penting untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan. Dengan kesadaran akan tanggung jawab dan keamanan berkendara, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap kondisi kendaraan yang digunakan.