DOGE Jadi Primadona Trader Leverage, Open Interest Tembus Rp31 Triliun

Bang Hendra
0

Dogecoin Jadi Sorotan di Pasar Derivatif, Tantang Bitcoin dan Ethereum

Saat sebagian besar aset kripto utama mengalami penurunan harga, Dogecoin (DOGE) justru menjadi pusat perhatian para trader derivatif. Memecoin yang dikenal dengan volatilitas tingginya ini kini memimpin aktivitas pasar futures, melebihi Bitcoin, Ethereum, hingga XRP. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran minat dari trader jangka pendek ke aset yang memiliki potensi pergerakan lebih agresif di tengah kondisi pasar yang mulai melambat.

Menurut data terbaru dari CoinGlass, open interest futures Dogecoin meningkat sebesar 5,09% dalam 24 jam terakhir. Open interest sendiri merupakan indikator penting yang menunjukkan total nilai kontrak derivatif yang masih aktif. Hal ini sering digunakan oleh trader untuk membaca tingkat keyakinan pasar dan arah momentum jangka pendek.

Nilai open interest DOGE saat ini mencapai USD 1,79 miliar (sekitar Rp 31,3 triliun dengan kurs Rp 17.500), sementara volume perdagangan futures harian melonjak menjadi USD 3,99 miliar (sekitar Rp 69,8 triliun), naik sebesar 81,62% dibandingkan periode sebelumnya.

Bitcoin dan Ethereum Mulai Ditinggalkan Trader Leverage

Beda halnya dengan Dogecoin, aset kripto besar seperti Bitcoin dan Ethereum mengalami pelemahan minat dari para trader derivatif. Bitcoin mencatat penurunan open interest sebesar 0,36%, sementara Ethereum hanya naik tipis 0,94%. Keduanya juga mengalami koreksi sekitar 1,46% dalam perdagangan harian.

Solana menunjukkan performa yang lebih lemah, dengan open interest SOL turun 5,96% seiring harga yang turun 4,21%. Sementara itu, XRP juga kehilangan momentum, dengan penurunan open interest sebesar 2,52% dan harga turun 1,81%.

Kondisi ini menunjukkan bahwa trader sedang mengurangi eksposur terhadap aset utama, tetapi tetap bersedia mengambil posisi leverage di Dogecoin. Dalam istilah pasar, ini sering disebut sebagai perburuan volatilitas — mencari aset yang masih memiliki potensi gerak cepat ketika pasar utama stagnan.

DOGE Jadi Satu dari Sedikit yang Hijau

Saat analisis ini dibuat, Dogecoin diperdagangkan pada harga USD 0,11328 atau sekitar Rp 1.982 per koin. Harga ini naik sebesar 1,03% dalam 24 jam terakhir, menjadikannya salah satu dari sedikit aset kripto kapitalisasi besar yang masih bergerak di zona hijau.

Kombinasi kenaikan harga spot dan lonjakan aktivitas futures memberi sinyal bullish jangka pendek. Dogecoin berhasil memisahkan diri dari tren pelemahan yang menekan pasar secara umum.

Namun, trader paham bahwa euforia leverage bisa menjadi pedang bermata dua. Lonjakan open interest berarti semakin banyak posisi terbuka di pasar derivatif. Jika harga terus naik, leverage dapat mempercepat reli karena short seller dipaksa menutup posisi. Namun, jika DOGE berbalik turun, liquidation massal bisa terjadi dan mempercepat koreksi.

Risiko Liquidation Masih Besar

Level USD 0,11 atau sekitar Rp 1.925 kini menjadi support psikologis penting. Jika area ini bertahan dan aliran dana ke futures tetap berlanjut, Dogecoin berpotensi mempertahankan outperformance terhadap pasar kripto dalam jangka pendek.

Untuk saat ini, Dogecoin kembali menunjukkan karakter khasnya: ketika pasar mulai mendingin, DOGE justru sering menjadi arena spekulasi paling panas.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default