Victor Wembanyama, center berusia 22 tahun dari San Antonio Spurs, langsung bangkit setelah tampil buruk dalam pertandingan sebelumnya. Dalam game keenam final NBA Wilayah Barat, yang dihelat pada Jumat (29/5) WIB, Wembanyama membawa timnya mengalahkan Oklahoma City Thunder dengan skor 118-91. Kemenangan ini memaksa laga berlanjut ke game ketujuh.
Wembanyama memulai pertandingan dengan dua tembakan tiga angka yang cepat, memaksa Thunder mengambil timeout dini. Di akhir kuarter kedua, ia sudah mencetak 22 poin, membawa Spurs unggul 60-53. Pada akhir pertandingan, Wemby -sapaan akrabnya- berhasil mencatatkan 28 poin, 10 rebound, tiga blok, dan dua steal. Ia juga berhasil memasukkan empat dari sembilan percobaan tripoin sebelum diistirahatkan pada sembilan menit terakhir kuarter keempat.
Pelatih Spurs, Mitch Johnson, mengakui bahwa Wembanyama tidak selalu sempurna. Namun, ia mengapresiasi semangat dan komitmen pemain muda tersebut untuk berada di garis depan dan memikul tanggung jawab.
“Dia baru berusia 22 tahun. Tetapi semangat dan keinginannya untuk berada di garis depan, memikul tanggung jawab, peran, dan beban itu, saya tidak tahu harus berkata apa lagi,” ujar Johnson.
Wembanyama Vokal di Ruang Ganti
Penampilan apik Wembanyama dalam pertandingan ini cukup kontras dengan penampilannya di game kelima. Pada pertandingan sebelumnya, Wembanyama hanya memasukkan empat dari 15 tembakan, dan kemudian memilih untuk tidak berbicara kepada media setelah Spurs kalah 114-127 di kandang Thunder.
Meski diam di hadapan publik, Wembanyama tetap aktif di ruang ganti. Menurut Harrison Barnes, forward senior Spurs, Wembanyama langsung berbicara kepada rekan-rekannya setelah pertandingan.
“Pendekatannya setelah pertandingan, apa yang dia katakan kepada kami di ruang ganti sebagai tim -saat seseorang mengatakan semua hal itu, lalu membuktikannya lewat tindakan di lapangan- itu memberi pengaruh besar,” ujar Barnes.
Thunder Kesulitan Menyerang
Di sisi lain, dua bintang utama Oklahoma City Thunder, Jalen Williams dan Shai Gilgeous-Alexander, tampil jauh dari performa terbaiknya. Jalen Williams, yang baru pulih dari cedera hamstring kiri, hanya mencetak satu poin dalam 10 menit bermain. Sementara Shai Gilgeous-Alexander kesulitan menghadapi pertahanan Spurs dan hanya mencetak 15 poin.
“Banyak tembakan yang saya ambil sebenarnya terasa bagus. Hanya saja bolanya tidak masuk,” ujar Gilgeous-Alexander.
Game penentuan final Wilayah Barat akan berlangsung Minggu (31/5) pagi WIB di kandang Thunder. Pertandingan ini akan menjadi momen penting bagi kedua tim untuk memastikan langkah mereka ke babak berikutnya.