Studi yang Mengungkap Fakta tentang Perselingkuhan dalam Hubungan
Tidak ada pasangan yang memulai hubungan dengan niat untuk berselingkuh. Namun, fakta menunjukkan bahwa perselingkuhan bisa terjadi kapan saja, bahkan di tengah hubungan yang terlihat harmonis. Beberapa studi telah mengungkap berbagai faktor dan pola yang sering kali menjadi penyebab perselingkuhan dalam rumah tangga.
Laki-laki Lebih Sering Berselingkuh daripada Perempuan
Berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan oleh majalah AARP, 46 persen laki-laki mengaku pernah berselingkuh, sedangkan hanya 21 persen perempuan yang mengakui hal yang sama. Data ini juga didukung oleh laporan dari Institute for Family Studies, yang menyatakan bahwa jumlah laki-laki yang berselingkuh selama pernikahan dua kali lebih besar dibanding perempuan.
Menariknya, ternyata bukan laki-laki muda yang paling sering melakukan perselingkuhan. Justru, tingkat perselingkuhan tertinggi justru dialami oleh laki-laki dengan usia rata-rata 70 tahun. Semakin bertambah usia laki-laki, semakin tinggi pula peluang mereka untuk berselingkuh.

Usia Pernikahan yang Rentan Terhadap Perselingkuhan
Studi yang diterbitkan dalam The Journal of Sex Research menemukan bahwa perempuan lebih rentan untuk berselingkuh saat pernikahan memasuki usia antara enam hingga 10 tahun. Sementara itu, laki-laki cenderung lebih mungkin berselingkuh setelah pernikahan mencapai usia di atas 11 tahun.
Temuan ini didasarkan pada data yang dikumpulkan dari 423 peserta survei. Mereka diminta memberi peringkat sesuai dengan kepentingan, 29 alasan untuk menolak perselingkuhan, serta menuliskan alasan mereka akan berselingkuh jika ada kesempatan.
Keputusan untuk tidak berselingkuh lebih dipengaruhi oleh faktor internal, seperti takut sendirian. Selain itu, keharusan untuk mematuhi standar moral di masyarakat juga berpengaruh dalam menjauhkan seseorang dari perselingkuhan. Hal ini bisa dibandingkan dengan kekhawatiran mereka tentang bagaimana perselingkuhan akan berdampak kepada anak-anak atau pasangan.

Faktor yang Berperan Besar dalam Terjadinya Perselingkuhan
Online Doctor Superdrug melakukan survei terhadap lebih dari 2000 orang Eropa dan Amerika. Menurut hasil survei tersebut, penyebab utama laki-laki berselingkuh adalah karena menemukan perempuan lain yang lebih menarik dibanding istrinya. Sementara itu, bagi perempuan, alasan paling umum untuk berselingkuh adalah karena tidak mendapatkan perhatian yang diinginkan dari suaminya.
Alasan inilah yang membuat para perempuan cenderung berselingkuh dengan seseorang yang selalu ada dan memberikan perhatian lebih kepada mereka.

Awal Mula Pasangan Bertemu dengan Selingkuhannya
Berdasarkan data penelitian, laki-laki dan perempuan kebanyakan bertemu dengan selingkuhan mereka melalui teman atau di tempat kerja. Tidak jarang, sebagian laki-laki juga lebih tertarik mencari selingkuhan melalui aplikasi atau website kencan online.
Meskipun penelitian yang ada tidak bisa dianggap 100% akurat, temuan ini bisa menjadi pengingat bahwa perselingkuhan bisa terjadi kapan dan di mana saja.

Dengan memahami berbagai faktor yang memengaruhi perselingkuhan, pasangan dapat lebih waspada dan menjaga hubungan mereka agar tetap sehat dan harmonis. Informasi ini juga bisa menjadi bahan refleksi untuk memperkuat ikatan cinta dalam rumah tangga.