Kemenangan di Kandang Bhayangkara FC, Semen Padang FC Targetkan Poin Penuh

Bang Hendra
0
Kemenangan di Kandang Bhayangkara FC, Semen Padang FC Targetkan Poin Penuh

Semen Padang FC Berhasil Bangkit dari Kekalahan 0-2 dan Memaksa Malut United Bermain Imbang 2-2

Pada laga terakhir yang dihelat di Stadion Haji Agus Salim, Semen Padang FC berhasil memperlihatkan perlawanan hebat setelah tertinggal 0-2 dari Malut United. Meskipun akhirnya hanya mampu bermain imbang 2-2, keberhasilan tim dalam membalikkan situasi menjadi momentum penting bagi pelatih Dejan Antonic.

Dejan Antonic mengubah strategi di babak kedua dengan melakukan pergantian tiga pemain sekaligus dan mengubah formasi menjadi lebih menyerang. Perubahan tersebut memberikan dampak positif, karena Semen Padang mampu mencetak dua gol balasan dan memaksa pertandingan berakhir imbang.

"Kita main lagi hari Selasa, waktu tidak banyak. Mungkin cuma satu hari latihan. Semoga semua pemain sehat dan siap," ujar Dejan Antonic pada Jumat (20/2/2026) malam.

Evaluasi Hasil Imbang 2-2 Kontra Malut United

Meski hasil imbang 2-2 bisa dibilang cukup baik, Dejan Antonic mengakui bahwa ada beberapa kesalahan yang membuat tim kehilangan poin penuh. Dua gol yang tercipta di babak pertama berasal dari kesalahan organisasi pertahanan yang dimanfaatkan dengan baik oleh lawan.

"Dari dua gol itu mungkin terlalu mudah untuk lawan mencetak gol. Itu kesalahan kita sendiri," katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa perubahan skema permainan menjadi 4-1-4-1 membantu tim dalam mengambil risiko dan meningkatkan daya serang. "Puji Tuhan itu kasih hasil yang bagus," tambahnya.

Pemain Mengapresiasi Kerja Keras Tim

Pemain Semen Padang FC, Alhasan Wakasso, mengatakan bahwa satu poin yang diraih tetap penting bagi tim. Ia menilai bahwa babak kedua jauh lebih baik dibanding babak pertama.

"Saya pikir kita bermain cukup baik. Babak pertama mungkin tidak terlalu bagus, tapi babak kedua kita lebih baik. Pergantian pemain membantu tim. Satu poin ini penting, dan kita harus pikir bagaimana laga berikutnya bisa dapat tiga poin," ujarnya.

Kondisi Semen Padang FC di Zona Degradasi

Semen Padang FC kini semakin terbenam di zona merah setelah hasil imbang 2-2 kontra Malut United. Kemenangan Persijap Jepara atas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2/2026) malam, langsung mengubah peta persaingan di papan bawah.

Laskar Kalinyamat sukses membungkam Bajul Ijo dengan skor telak 3-1. Tambahan tiga poin penuh ini membuat Semen Padang FC turun satu peringkat ke posisi 17 klasemen sementara.

Tim kebanggaan urang awak ini sekarang tertahan dengan raihan 16 poin, terpaut dua angka dari rival terdekatnya. Kondisi Semen Padang FC semakin terjepit lantaran Persijap kini mengoleksi 18 poin dan naik ke peringkat 16.

Perolehan poin Persijap bahkan menyamai poin milik PSBS Biak yang menempati peringkat ke-15 atau batas terakhir zona aman degradasi. Sementara itu, Madura United mulai menjauh di posisi 14 dengan koleksi 20 poin.

Tekanan untuk Keluar dari Zona Degradasi

Tekanan bagi skuad Kabau Sirah kian terasa karena semua tim di papan bawah sudah memainkan total 22 pertandingan. Sebelumnya, Semen Padang FC hanya mampu mencuri satu poin saat melakoni laga dramatis kontra Malut United yang berakhir dengan skor 2-2 pada Jumat (20/2/2026).

Kegagalan meraih kemenangan di laga tersebut kini dibayar mahal dengan merosotnya posisi tim. Persaingan ketat di sisa musim ini menuntut konsistensi tinggi dari anak asuh pelatih Kabau Sirah.

Jika tidak segera bangkit dan menyapu bersih kemenangan di laga tersisa, ancaman terlempar ke Liga 2 musim depan menjadi kenyataan pahit yang tak terelakkan.

Tantangan Berikutnya: Menghadapi Bhayangkara FC

Semen Padang FC akan menghadapi Bhayangkara FC pada Selasa (24/2/2026) malam. Pelatih Dejan Antonic mengaku memiliki waktu persiapan yang singkat, hanya satu hari latihan.

Namun, ia tetap optimis dan berharap semua pemain dalam kondisi siap bermain. "Semoga semua pemain sehat dan siap," kata Dejan Antonic.

Kesimpulan

Hasil imbang 2-2 kontra Malut United menjadi evaluasi besar bagi Semen Padang FC. Meskipun kalah 0-2 di babak pertama, tim berhasil bangkit dan memaksa laga berakhir imbang. Namun, kondisi di papan bawah masih sangat berat, dan Semen Padang FC harus segera bangkit jika ingin bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.


Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default