
Pemdes Ie Beudoh Berikan Santunan untuk Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama
Pemerintah Desa (Pemdes) Ie Beudoh Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya, kembali melaksanakan tradisi tahunan dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri. Kali ini, pihak desa memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu yang berlangsung di masjid desa pada Sabtu (14/3/2026). Acara ini juga dilengkapi dengan kegiatan buka puasa bersama yang turut dihadiri oleh masyarakat setempat.
Dana Terkumpul dari Masyarakat
Ketua panitia sekaligus Ketua Pemuda Qariman mengungkapkan bahwa dana yang digunakan untuk santunan tersebut berasal dari sumbangan masyarakat gampong. Jumlah total dana yang terkumpul mencapai Rp 40.193.000. Uang tersebut disalurkan sebagai bentuk dukungan untuk membantu kebutuhan anak-anak yatim piatu menjelang Idul Fitri.
"Semoga dengan adanya bantuan santunan bagi anak yatim-piatu dapat terbantu dalam rangka menyambut hari kemenangan Idul Fitri," ujarnya.
Tradisi Tahunan yang Selalu Dilakukan
Keuchik Gampong Ie Beudoh, Ikhsan Januarijal, menjelaskan bahwa acara santunan anak yatim piatu serta buka puasa bersama telah menjadi tradisi rutin yang dilakukan setiap tahunnya selama bulan Ramadan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu masyarakat, tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap sesama.
"Menyayangi anak yatim di bulan Ramadhan akan mendatangkan pahala untuk kita. Sebab hal tersebut dapat membuat Allah turut menyayangi kita serta dijauhkan dari segala perbuatan buruk," jelas Ikhsan.
Makna Bulan Ramadan dalam Perspektif Agama
Bulan Ramadan merupakan bulan yang memiliki kemuliaan dan keutamaan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Dalam kesempatan ini, Keuchik Ie Beudoh menekankan bahwa keberkahan bulan suci ini bisa diraih melalui berbagai ibadah yang dilakukan dengan tujuan mengharap ridha Allah SWT.
"Apabila hal ini dilakukan secara terus-menerus selama bulan Ramadhan, maka kita akan mendapat kasih sayang dari Allah," tambahnya.
Kegiatan yang Menjadi Bagian dari Kehidupan Masyarakat
Selain santunan, kegiatan buka puasa bersama juga menjadi bagian penting dari acara ini. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kebersamaan dan kerja sama antara pemerintah desa dengan masyarakat dalam merayakan momen agama yang sakral ini.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap sesama, khususnya anak yatim piatu. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi yang memperkuat ikatan sosial antar warga desa.
Kesimpulan
Pemdes Ie Beudoh terus berupaya untuk menjaga tradisi dan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat. Melalui acara santunan dan buka puasa bersama, diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara material maupun spiritual bagi seluruh elemen masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi contoh nyata dari kepedulian dan kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat.