
Profil Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, Pangdam XVII/Cenderawasih
Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang kini menjabat sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih sejak 10 Maret 2026. Ia menggantikan Mayjen TNI Amrin Ibrahim yang sebelumnya menjabat posisi tersebut. Penunjukan ini diharapkan menjadi awal baru bagi stabilitas keamanan di wilayah timur Indonesia, khususnya di Papua.
Febriel Buyung Sikumbang lahir pada 14 Februari 1974. Ia memiliki latar belakang budaya campuran antara Minangkabau dan Toraja, yang memengaruhi karakter kepemimpinannya. Ayahnya, Baharuddin, berasal dari suku Minangkabau di Sumatera Barat, sedangkan ibunya, Marthina Dendang, berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan. Warisan budaya ini membentuk sifat adaptif dan fleksibel dalam dirinya.
Pendidikan menengahnya diselesaikan di SMA Negeri 2 Ujung Pandang pada tahun 1992. Setelah itu, ia melanjutkan studi di Akademi Militer (Akmil) dan lulus pada tahun 1995. Sejak saat itu, karier militer Febriel mulai berkembang dengan penugasan di berbagai satuan penting.
Karier militer Febriel didominasi oleh penugasan di kecabangan Infanteri, terutama di satuan Kostrad yang merupakan komando utama tempur TNI AD. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri 700/Raider pada periode 2011 hingga 2013. Pengalaman tempur dan manajerialnya semakin teruji saat menjabat sebagai Komandan Brigif Linud 18/Trisula.
Keahlian spesialisasi udara ditunjukkan dengan kepemilikan Brevet Freefall TNI AD dan Air Assault Badge dari US Army. Rekam jejak kepemimpinan wilayahnya mencakup jabatan Komandan Korem 023/Kawal Samudera dan Komandan Korem 161/Wira Sakti. Sebelum menjabat Pangdam Cenderawasih, ia menduduki posisi Inspektur Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura.
Pengalaman birokrasi militer ditingkat pusat juga diperolehnya saat menjabat Waasops Panglima TNI pada tahun 2024. Portofolio jabatan yang variatif ini menjadikannya sosok yang paham akan dinamika teritorial maupun operasional.
Aspek intelektual sang jenderal diperkuat dengan berbagai pendidikan militer lanjutan baik di dalam maupun luar negeri. Febriel merupakan alumni Seskoad tahun 2010 dan Sesko TNI tahun 2018 sebagai jenjang karier perwira menengah. Puncaknya, ia menyelesaikan pendidikan di Lemhannas RI pada tahun 2022 untuk memperdalam wawasan kebangsaan.
Selama puluhan tahun pengabdiannya, Febriel telah dianugerahi berbagai tanda kehormatan seperti Bintang Kartika Eka Paksi Nararya. Hal ini menunjukkan dedikasi dan kontribusi besar yang telah ia berikan kepada bangsa dan negara.
Riwayat Karier Militer Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang
- SMA Negeri 2 Ujung Pandang – Lulus tahun 1992
- Akademi Militer (Akmil) – Lulus tahun 1995
- Komandan Batalyon Infanteri 700/Raider – Periode 2011–2013
- Komandan Brigif Linud 18/Trisula – Jabatan penting yang meningkatkan pengalaman manajerial
- Brevet Freefall TNI AD dan Air Assault Badge dari US Army – Keahlian spesialisasi udara
- Komandan Korem 023/Kawal Samudera dan Komandan Korem 161/Wira Sakti – Pengalaman kepemimpinan wilayah
- Inspektur Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura – Jabatan sebelum menjadi Pangdam
- Waasops Panglima TNI – Pengalaman birokrasi militer di tingkat pusat
- Seskoad 2010 dan Sesko TNI 2018 – Pendidikan lanjutan untuk perkembangan karier
- Lemhannas RI 2022 – Peningkatan wawasan kebangsaan