
Banjir Lumpur Melanda Kota Batu, Lima Rumah Terendam
Kota Batu kembali mengalami banjir yang disebabkan oleh hujan deras. Wilayah yang paling terdampak adalah Kecamatan Bumiaji, dengan beberapa lokasi seperti Desa Tulungrejo dan Desa Punten mengalami banjir luapan dari sungai. Akibatnya, sedikitnya lima rumah warga terendam air bercampur lumpur.
Salah satu lokasi yang terkena dampak banjir adalah Jalan Raya Tulungrejo, Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo. Di sini, sebuah rumah mewah milik salah seorang warga menjadi korban banjir. Air bercampur lumpur masuk ke dalam rumah dan merusak perabotan yang ada di dalamnya.
Di lokasi lain, yaitu Jalan Melati, Dusun Kungkuk, Desa Punten, atau yang dikenal sebagai Banyuning karena dekat dengan Sumber Banyuning, empat rumah warga juga terendam air. Warga setempat mengatakan bahwa kejadian ini terjadi pada malam hari. Salah satu warga, Pak Sardi, harus mengungsi ke rumah anaknya akibat banjir.
Selain itu, pagar pembatas antara sungai dan rumah warga juga rusak akibat air banjir. Hal ini menunjukkan betapa parahnya kondisi yang terjadi di wilayah tersebut.
Penyebab Banjir dan Upaya Pembersihan
Menurut Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Batu, Suwoko, penyebab utama banjir adalah hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan debit Sungai Krecek meningkat dan meluap ke jalan serta rumah warga.
“Setelah kejadian, personel gabungan sudah melakukan proses pembersihan material banjir menggunakan alat berat,” ujar Suwoko.
Selain dua lokasi tersebut, banjir juga terjadi di Jalan Terusan menuju Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo. Kejadian ini disebabkan oleh saluran limpasan atau irigasi yang tidak mampu menampung air. Akibatnya, air dan lumpur meluap ke jalan, sehingga material lumpur menutupi seluruh badan jalan.
Imbauan dari BPBD Kota Batu
Pihak BPBD Kota Batu mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap waspada dan berhati-hati ketika melewati wilayah yang rawan tanah longsor, banjir, serta cuaca ekstrem. Mereka juga menyarankan agar masyarakat memperhatikan informasi cuaca dan kondisi lingkungan sekitar.
Dengan adanya kejadian banjir yang terus berulang, masyarakat diharapkan lebih waspada dan siap menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Selain itu, penting bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk terus melakukan pemantauan dan pengembangan infrastruktur yang mampu menangani banjir dengan efektif.