Rustia Tompo Minta Lurah dan Camat Aktif Pantau Pembayaran PBB dan Retribusi Sampah

Bang Hendra
0
Rustia Tompo Minta Lurah dan Camat Aktif Pantau Pembayaran PBB dan Retribusi Sampah

Peran Lurah dan Camat dalam Meningkatkan Kepatuhan Pembayaran Pajak dan Retribusi

Anggota DPRD Palu, Rustia Tompo, menyoroti pentingnya peran lurah dan camat dalam memastikan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran pajak dan retribusi daerah. Ia menekankan bahwa aparat kelurahan dan kecamatan harus turun langsung ke lapangan untuk memantau implementasi program pemerintah, khususnya terkait Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta retribusi sampah.

Rustia menyampaikan pandangan ini saat menghadiri kegiatan kunjungan kerja daerah pemilihan (kundapil) Caturwulan I Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, pada Senin (1/4/2026) sore. Acara dihadiri sekitar 250 tamu undangan, termasuk lurah dan camat dari Kecamatan Palu Utara dan Tawaeli, serta perwakilan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palu.

Langkah yang Harus Dilakukan oleh Aparat Lokal

Menurut Rustia, keterlibatan aktif aparat kelurahan dan kecamatan sangat penting untuk memastikan tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi daerah. Ia menekankan agar para lurah dan camat melakukan pengawasan langsung terhadap seberapa efektif masyarakat taat membayar PBB dan retribusi sampah.

“Saya menekankan lurah dan camat untuk turun langsung melihat seberapa efektif masyarakat taat membayar PBB dan retribusi sampah,” ujarnya.

Selain itu, Rustia juga mendorong agar langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, yang sering turun langsung ke lapangan untuk memantau berbagai program pemerintah. Ia berharap para lurah dan camat dapat meniru cara kerja wali kota tersebut.

“Saya mau mereka sejalan dengan wali kota, turun langsung ke lapangan,” tambahnya.

Pentingnya Optimalisasi Pajak dan Retribusi Daerah

Rustia menilai bahwa optimalisasi pajak dan retribusi daerah menjadi kunci dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palu. Dengan meningkatnya PAD, lanjut dia, akan berdampak langsung pada percepatan pembangunan di berbagai sektor di Kota Palu ke depan.

“Pajak dan retribusi ini sangat penting karena bisa mendongkrak PAD, yang nantinya menentukan arah pembangunan Kota Palu,” jelasnya.

Ia berharap dengan adanya partisipasi aktif dari lurah dan camat, serta dukungan dari warga, pendapatan daerah dapat meningkat secara signifikan. Hal ini akan memperkuat dasar finansial pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai proyek pembangunan.

Peran Masyarakat dalam Menyukseskan Program Pajak dan Retribusi

Selain tugas para aparat, Rustia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi. Ia berharap warga tidak lagi mengabaikan kewajiban mereka, karena pajak dan retribusi adalah bagian dari kontribusi untuk kemajuan kota.

Kemudian, ia menyarankan agar pemerintah daerah lebih giat dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat serta pentingnya pajak dan retribusi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan warga terhadap aturan yang berlaku.

Tantangan dan Solusi dalam Implementasi

Meski ada banyak potensi, Rustia juga mengakui bahwa masih ada tantangan dalam pelaksanaan program pajak dan retribusi. Beberapa masyarakat belum sepenuhnya memahami prosedur pembayaran atau merasa terbebani oleh biaya yang dikenakan. Oleh karena itu, ia menyarankan agar pemerintah daerah melakukan evaluasi berkala dan memperbaiki sistem yang ada agar lebih efisien dan transparan.

Selain itu, ia menyarankan agar pihak Bapenda bekerja sama dengan lurah dan camat untuk menciptakan mekanisme pengawasan yang lebih ketat dan efektif. Dengan demikian, peningkatan PAD dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.


Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default