WHO: Wabah Hantavirus Stabil, Warga Tidak Perlu Khawatir!

Bang Hendra
0

Situasi Wabah Hantavirus yang Kini Stabil

Sekretaris Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan bahwa situasi wabah Hantavirus saat ini sudah stabil. Semua penumpang kapal pesiar MV Hondius masih dalam karantina untuk mencegah penyebaran lebih luas. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat dunia untuk tidak panik dan tetap menjaga kesehatan.

“Semua penumpang dan awak kapal tetap dalam karantina dan di bawah pengawasan ketat untuk memastikan mereka menerima perawatan jika diperlukan. Situasinya stabil untuk saat ini. Kami terus waspada dan menjalin kontak erat dengan semua pemerintah terkait,” tulis Ghebreyesus dalam sebuah unggahan di X pada Minggu (24/5/2027).

WHO Menyebut Kasus Hantavirus Bisa Bertambah

Sebelumnya, WHO menyebut bahwa kasus infeksi Hantavirus bisa bertambah. Sebab, virus tersebut bisa menyebar dengan cepat dan menginfeksi banyak orang. Meski begitu, WHO mengatakan kasus Hantavirus sejauh ini tidak akan berubah menjadi wabah. Sebab, penyebarannya masih sangat terbatas.

“Ini bukan awal dari epidemi. Ini bukan awal dari pandemi. Ini bukan COVID-19,” kata Direktur Kesiapsiagaan dan Pencegahan Epidemi dan Pandemi WHO, Maria Van Kerkhove, kepada wartawan pada 7 Mei.

Hantavirus Disebarkan oleh Tikus

Hantavirus sendiri merupakan salah satu virus yang bisa menyebabkan infeksi pernapasan akut. Menurut WHO, virus ini disebarkan melalui air kencing dan feses tikus yang sudah terkontaminasi. Kotoran tikus ini terkadang bisa hinggap di benda-benda atau di makanan yang dikonsumsi manusia. Oleh karena itu, manusia bisa ikut terinfeksi jika memegang benda atau memakan makanan yang sudah terkontaminasi Hantavirus.

Orang yang terinfeksi Hantavirus biasanya akan mengalami sejumlah gejala yang mirip seperti flu biasa. Inilah yang membuat orang kadang tidak sadar jika mereka sudah terinfeksi Hantavirus. Beberapa gejala yang akan muncul akibat infeksi Hantavirus di antaranya, seperti sakit badan, demam, meriang, dan pusing. Jika sudah parah, penderita juga akan mulai mengalami sesak napas akut bahkan sampai kematian.

Kasus Hantavirus Pertama Kali Muncul pada Awal April

Kasus infeksi Hantavirus pertama kali muncul pada 11 April lalu. Saat itu, sepasang suami istri (pasutri) asal Belanda dilaporkan tewas saat sedang melakukan perjalanan di atas kapal pesiar MV Hondius. Kapal itu dikabarkan berangkat dari Ushuaia, Argentina, dengan tujuan akhir di Tanjung Verde.

Jenazah pasutri tadi lantas diturunkan di Pulau Saint Helena, Inggris, pada 24 April untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut. Usai dilakukan pengecekan, pihak penyelidik mengonfirmasi bahwa keduanya tewas akibat terinfeksi Hantavirus. Pada 3 Mei, WHO mengabarkan bahwa tiga penumpang lainnya yang berada di kapal MV Hondius juga tewas karena terinfeksi Hantavirus.

Informasi Tambahan Mengenai Hantavirus

5 Tikus yang Bisa Menyebarkan Hantavirus, Ada di Indonesia!
Kenapa Hantavirus Bisa Menyerang Paru-Paru atau Ginjal? Ini Alasannya
Apakah Hantavirus Bisa Menular dari Manusia ke Manusia?

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default