Warga Antalisa Keluhkan Layanan PLN Fakfak: Listrik PLTS Hanya 3 Jam Sehari

Bang Hendra
0
Warga Antalisa Keluhkan Layanan PLN Fakfak: Listrik PLTS Hanya 3 Jam Sehari

Warga Kampung Antalisa Resah dengan Layanan Listrik yang Tidak Maksimal

Warga Kampung Antalisa, Distrik Karas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, kini mengalami ketidakpuasan terhadap layanan listrik yang disediakan oleh PLN. Masalah ini telah berlangsung selama beberapa bulan dan mulai memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Rhikin, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hanya berjalan selama tiga jam setiap harinya. Ia menyebutkan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama lima bulan terakhir, sehingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

“Kami cukup menyayangkan dan menjadi pertanyaan kenapa cuma tiga jam menyala. Masyarakat sudah resah namun belum digubris,” ujar Rhikin kepada , Senin (11/5/2026).

Rhikin menambahkan bahwa meskipun sempat beredar kabar bahwa tim akan turun melakukan pengecekan, hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas. Ia menegaskan bahwa PLTS yang dioperasikan PLN Fakfak seharusnya menjadi solusi kebutuhan listrik masyarakat selama 24 jam.

“Kami butuh perhatian PLN Fakfak dan Pemerintah Daerah, karena harapan masyarakat listrik harus nyala penuh,” katanya.

Menurutnya, listrik sangat vital bagi warga Kampung Antalisa, terutama untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha perikanan. Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa alat-alat seperti freezer dan kulkas serta usaha ikan sangat bergantung pada pasokan listrik.

“Freezer, kulkas, dan usaha ikan sangat bergantung pada listrik. Ini menyangkut kebutuhan dasar manusia,” tegasnya.

Warga Kampung Antalisa berharap agar kerusakan PLTS segera diperbaiki agar bisa kembali beroperasi secara penuh. Rhikin menunjukkan rasa frustrasi terhadap situasi saat ini, meskipun ia dan warga lainnya telah membeli pulsa listrik.

“Kami sudah membeli pulsa listrik, tapi kalau hanya menyala tiga jam, apa yang bisa diharapkan?” pungkas Rhikin.

Masalah yang Dihadapi Warga Kampung Antalisa

  • Pasokan Listrik Terbatas: Warga hanya mendapatkan pasokan listrik selama tiga jam setiap hari.
  • Lama Berlangsung: Masalah ini telah berlangsung selama lima bulan terakhir.
  • Dampak pada Kehidupan Harian: Keberadaan listrik sangat penting untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha perikanan.
  • Tidak Ada Tindak Lanjut: Meski ada kabar tentang pengecekan, hingga kini belum ada tindakan nyata.
  • Harapan untuk Perbaikan: Warga berharap agar PLTS segera diperbaiki agar dapat beroperasi penuh.

Solusi yang Diharapkan

Masyarakat Kampung Antalisa berharap adanya intervensi dari pihak terkait, termasuk PLN dan pemerintah daerah, untuk segera memperbaiki kerusakan pada PLTS. Dengan demikian, pasokan listrik bisa kembali stabil dan memenuhi kebutuhan masyarakat.


Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default