Tiga Jukir Liar Tanah Abang Positif Sabu, Terbongkar Usai Video Tarif Rp100 Ribu Viral

Bang Hendra
0
Tiga Jukir Liar Tanah Abang Positif Sabu, Terbongkar Usai Video Tarif Rp100 Ribu Viral

Tiga Jukir Liar di Tanah Abang Positif Konsumsi Narkoba

Di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, tiga dari delapan jukir liar yang diamankan oleh pihak kepolisian positif mengonsumsi narkoba jenis sabu. Kini, ketiganya sedang diproses secara pidana oleh jajaran Polsek Metro Tanah Abang.

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menyampaikan bahwa hasil tes urine menunjukkan bahwa tiga jukir tersebut positif mengandung metamfetamin. “Ada tiga jukir yang diproses secara pidana di Subdit Polsek Metro Tanah Abang. Urine mereka positif sabu-sabu,” ujar Dhimas kepada wartawan, Jumat (27/2/2026).

Sementara itu, lima jukir lainnya dinyatakan negatif dalam pengujian narkoba. Meski demikian, kelima jukir tersebut tetap menjalani pembinaan dan diwajibkan lapor ke Polsek Metro Tanah Abang selama satu bulan.

“Lima jukir itu kita minta wajib lapor selama satu bulan hingga bulan Ramadhan selesai,” ujarnya.

Awal Penindakan Berawal dari Video Viral

Penindakan terhadap delapan jukir liar dilakukan setelah beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang jukir meminta uang parkir sebesar Rp 100.000.

“Kami telah mengambil tindakan terkait video viral jukir meminta uang parkir sebesar Rp 100.000. Dari delapan yang kita amankan, ada satu jukir yang viral,” ujar Dhimas.

Setelah penangkapan, polisi melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk tes urine terhadap seluruh jukir yang diamankan. Hasilnya, tiga orang positif narkoba dan langsung diproses hukum.

Masalah Parkir Liar dan Ketidaktertiban Masyarakat

Dhimas menilai praktik parkir liar juga dipicu oleh ketidaktertiban masyarakat yang parkir tidak pada tempatnya. “Kadang-kadang masyarakat tidak tertib aturan. Seperti masyarakat mau cepat, malas naik ke atas sehingga parkir kendaraan tidak pada tempatnya,” ujar dia.

Menurutnya, area parkir resmi di Pasar Tanah Abang dinilai cukup oleh pengelola. “Saya sudah tanya kepada pengelola Pasar Tanah Abang bahwa area parkir mereka cukup,” tuturnya.

Penanganan Lebih Lanjut

Pihak kepolisian akan terus memantau situasi di kawasan Pasar Tanah Abang untuk memastikan tidak terulangnya kejadian serupa. Selain itu, langkah-langkah preventif juga akan dilakukan guna mengurangi tindakan ilegal yang dilakukan oleh para jukir liar.

Langkah-Langkah yang Dilakukan Polisi

  • Pemeriksaan terhadap semua jukir yang diamankan
  • Tes urine untuk memastikan apakah ada indikasi penggunaan narkoba
  • Proses pidana terhadap tiga jukir yang positif narkoba
  • Pembinaan dan pemeriksaan berkala terhadap lima jukir lainnya
  • Koordinasi dengan pengelola pasar untuk meningkatkan pengawasan dan pengelolaan area parkir

Peran Pengelola Pasar

Pengelola Pasar Tanah Abang juga turut serta dalam upaya mengatasi masalah parkir liar. Mereka menyatakan bahwa area parkir yang tersedia sudah mencukupi untuk kebutuhan pengunjung. Namun, masih saja terjadi ketidaktertiban akibat kesadaran masyarakat yang kurang memadai.

Kesimpulan

Peristiwa tiga jukir liar di Pasar Tanah Abang yang positif konsumsi sabu menjadi peringatan bagi masyarakat tentang bahaya narkoba. Selain itu, hal ini juga menunjukkan pentingnya pengawasan lebih ketat terhadap aktivitas jukir liar agar tidak merugikan masyarakat dan melanggar hukum.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default